Kamis, 22 Desember 2016

Kenapa Google Adsense di Banned

Dalam bulan ini banyak sekali akun adsense dari Google ini dibanned. Termasuk akun adsense yang atas namaku sendiri. Adakah kawan-kawan yang memiliki nasib sama dengan diriku ini.
Semoga saja tidak, dan ada baiknya pelihara dengan baik adsense yang sudah Anda miliki itu.


Setelah belajar dan belajar, sekaligus mempelajari TOS adsense milik Google ini, memang sebenarnya ada kesalahan fatal yang telah aku lakukan. Apakah kesalahan fatal tersebut. Kesalahan fatal dan mendasar sekali adalah Bahasa yang digunakan.
Loh kok bisa...

Mari kita lihat forum resmi tanya jawab google adsense yang menanyakan perihal konten berbahasa Indonesia.
Tapi sebelumnya lihat dulu gambar berikut ini mengenai bahasa yang support untuk adsense milik Google.


Police language
Penjelasan terakhir di gambar tersebut tertulis:
Selain itu, AdSense untuk pencarian tersedia dalam bahasa Indonesia dan Vietnam. Bahasa ini tidak didukung untuk AdSense untuk halaman konten.

Anda dapat memilih bahasa utama situs Anda selama proses aplikasi. Jika Anda disetujui, AdSense akan menayangkan iklan yang relevan dengan halaman Anda dalam bahasa yang sesuai, bahkan jika situs Anda berisi beberapa bahasa yang didukung.

Ingatlah juga bahwa menempatkan kode AdSense pada halaman dengan konten terutama dalam bahasa yang tidak didukung tidak diizinkan oleh kebijakan program AdSense
.

Dalam suatu forum ada salah seorang kawan yang bernama mas Yusuf perihal bahasa Indonesia, apakah bisa mengikuti program adsense google, dan dari the best answered menjawab tidak bisa.

Lalu ada yang bilang kalau dengan menggunakan google friendconncet tidak apa-apa, benarkah.
Aku sendiri sih dulu juga berfikiran begitu, tapi kok rasanya ada yang aneh, karena di polis jelas tertulis bahasa Indonesia tidak didukung, kecuali untuk adsense for search saja, kalau untuk konten tetap tidak bisa.

Kenapa kok Anda pakai bahasa Indoensia aman-aman saja sampai sekarang.
Ya itu mungkin saja terjadi, karena saking banyaknya publisher yang ikut, sementara admin yang berwenang hanya melihat situs utama yang didaftarkan ke google adsense yang menggunakan bahasa inggris tadi.

Tapi blogku sendiri yang telah aku daftarkan yang semula berbahsa inggris dan aku selingi bahasa Indonesia nyatanya juga tetap ditolak (setelah dibanned lapor keberatan). Jadi, meskipun berhasil diapprove, namun script ditaruh di blog yang berbahasa Indonesia, pada akhirnya juga akan diketahui juga, karena bahasa tidak disupport.

Apakah saling Klik iklan teman akan dibanned.
Jawabnya, ya pasti.
Cuma tinggal menunggu waktu saja menurutku, karena hal itu termasuk fraud klik yang akan merugikan para pengiklan. Kasihan para pengiklan bilamana tidak tercapai maksud dan tujuannya, terutama bagi yang ingin menjual barang, jasa dan sebagainya.
Klik yang terjadi diharapkan berdasarkan minat, bukannya saling klik yang sekenanya.

Kenapa Klik yang terjadi Banyak sekali dalam beberapa jam saja.
Nah ini terjadi karena mungkin saja ada yang iri atau apa, sehingga pembuka situs blog dengan sengaja mengklik iklan sebanyak-banyaknya agar dibanned.
Ini merupakan cara terkeji yang pernah aku alami. Tidak tanggung-tanggung, ada ribuan klik nyelonong di akunku, dan tentu saja dibanned dengan segera, karena merugikan para pengiklan.

Dari penjelasan di atas, pada intinya kita bisa membayangkan diri sendiri apabila kita sebagai advertiser atau pengiklan. Bagaimana rasanya bila iklan yang sudah kita bayar tadi ternyata hanya diklik oleh orang-orang yang tidak ada minat sama sekali.

Related Posts by Categories

0 komentar:

Posting Komentar